Makanan Khas Jawa Barat

MAKANAN KHAS JAWA BARAT

Peuyeum Bandung

Tape singkong sudah terkenal di mana-mana, murah, lezat, dan menyenangkan. Tape yang sudah terkenal adalah tape ( peuyeum ) bandung. Peuyeum Bandung banyak yang menyukainya, karena manis rasanya dan tidak berair. Cara pembuatannya adalah: singkong dikupas kulitnya, kemudian dicuci bersih, dipotong-potong atau dibiarkan utuh. Lalu ditanak dalam panci sampai setengah matang, setelah itu singkong diangkat dan ditata / diangin-anginkan di atas nyiru sampai dingin, ragi ditumbuk sampai halus, singkong dilumuri tepung ragi satu persatu sampai merata betul, kemudian ditempatkan dalam bakul bambu yang sudah dialasi / dilambari daun pisang secara rapat / merata, isi sampai bakul tsb penuh, setelah penuh tutup rapat bakul dengan daun pisang dan tambahkan kain yang diikat rapat sebagai penutup bagian atas bakul. Simpan di tempat yang teduh / gelap selama 3 hari.

Peuyeum Ketan Kuningan

Kalau di Bandung orang lebih banyak menjual peuyeum sampeu (singkong). Nah kalo di Kuningan yang terkenal peuyeum ketannya. Biasanya peuyeum ketan dibuat dari beras ketan putih, cara pengemasannya sangat unik yaitu dibungkus pake daun jambu air. Semakin lama disimpan semakin enak rasanya atau semakin nyegak kata orang Sunda mah. Peuyeum ketan ini enak untuk dicampur dengan es krim dan berbagai minuman dingin. Peuyeum ketan ini dijual dengan menggunakan kemasan ember. Tentu saja ember baru. Jadi beli ketan sekaligus beli ember. Andai saja dicari kemasan lain yang lebih praktis, ekonomis dan ramah lingkungan.

Borondong

Borondong adalah makanan tradisional khas Bandung yang berbentuk bulat dan manis. Borondong ini ada terbuat dari enten (campuran gula dan kelapa) dan diselimuti oleh beras dan jagung (sejenis berondong seperti pop corn). Jadi tak heran rasanya manis sekali, karena hampir 70 % nya di dominasi oleh rasa gula nya. Sentra pembuatan borondong ini terdapat di Majalaya,          Kabupaten Bandung. Bahkan ada yang pernah membuat borondong yang berukuran sampai sebesar kepala manusia.

Hargnya sangat murah, tapi bila Anda ingin lebih murah lagi, Anda harus datang langsung ke tempat pembuatannya. Biasanya dengan Rp. 10.000 saja, Anda sudah mendapat satu kantong plastik penuh borondong. Selain borondong enten, ada juga borondong yang langsung dicampur dengan gula merah cair saja. (Bentuknya seperti Teng Teng).

Ladu

Ladu adalah suatu penganan terbuat dari ketan yang berasal dari daerah Malangbong, Garut, Jawa Barat. Bahan dasarnya adalah tepung ketan putih sangrai, gula putih, gula aren merah, dan kelapa yang sudah diparut. Kudapan ini rata-rata bisa bertahan antara empat sampai tujuh hari setelah diproduksi.

Burayot

Burayot berasal dari kata dasar gayot, ngagayot. Terjemahan bebasnya: menggelantung, menggayut. Bahan dasarnya ga jauh beda dengan kue cucur, tepung beras dan gula merah. Adonan dibentuk bulat pipih, mirip martabak telor tapi tidak terlalu tipis, lalu digoreng. Nah pada saat digoreng itu adonan akan menggelembung.

Lalu, ujung atas gelembungnya di tusuk dengan bilah bambu runcing dan ditarik. Jadinya tu kue ngglayut deh. Kalau pikiran lagi jorok, hmmm kok mirip kanj*t ya..? (kantong testis yang lagi kepanasan) Wahahaha.. Yah sama-sama ngagayot lah

Ali Agrem

Ali Agrem merupakan makanan sejenis kue tradisional yang terbuat dari tepung beras. Rasanya manis dan enak, bentuknya menyerupai Donat tapi lebih kecil. Bisa dibilang makanan ini adalah      Donat-nya Indonesia, jadi yang “bulet-bulet bolong tengah’e bukan donat saja, Ali agrem juga. Dinamai Ali Agrem karena bentuknya seperti Ali atau Cincin yang melingkar. Ali Agrem ini merupakan makanan tradisional yang sangat unik. Biasanya disuguhkan untuk tamu-tamu atau saat ada pesta perkawinan.

Makanan khas Sunda ini sangat terkenal di Bandung, dan akan sering ditemukan di daerah yang masih asri, seperti daerah Ciwidey, Lembang, Ciparay, Majalaya dan Ujung Berung. Makanan ini akan sulit ditemukan di daerah perkotaan Bandung, karena makanan ini tersisihkan oleh makanan yang lebih modern seperti makanan siap saji atau makanan kemasan lainnya. Sangat disayangkan, padahal makanan ini bisa jadi lahan bisnis yang menarik, asal kita bisa mengakali makanan unik yang satu ini. Mungkin Anda bisa membuka outlet Ali agrem, dan menurut saya ini menarik sekali.

Opak Dan Kolontong

Opak dan Kolontong adalah merupakan salah satu makanan tradisional yang menjadi cirii khas suatu daerah, karena memang makanan jenis ini sulit ditemukan di daerah lainnya. Makanan yang mempunyai rasa yang enak dan gurih ini ternyata di Kampung Sukamanah, Desa Bojongkunci Kec. Pamengpeuk kab. Bandung menjadi suatu potensi dearah yang menopang roda perekonomian daerah tersebut. Pembuatan makan opak dan kolontong sudah merupakan lahan usaha dan potensi yang menghidupkan roda perekonomian masyarakat desa Bojongkunci. Bahan baku pembuatan opak dan kolontong ini hampir sama dengan bahan baku pembuatan rengginang yaitu beras ketan. Pembuatan opak dan kolontong ini tergolong unik. Cara pengelolaan dan pembuatan yang di lakukan oleh masyarakat pengrajin makan opak dan kolontong ini masih bersipat tradisonal, dari system pengelolaan yang masih kekeluargaan sampai alat yang digunakan untuk pembuatannya pun masih tergolong manual dan tradisional.

Opak dan kolontong ini tergolong makanan rendah kolesterol karena pada proses penggorengannya tidak menggunakan minyak teteapi menggunakan proses yang disebut “sangrai” yaitu menggoreng dengan menggunakan media pasir. Jangan takut kotor karena pasir yang digunakan dicuci dan dijemur terlebih dahulu. Proses pembuatan yang manual dan tradisional ini tidak mengurangi rasa opak dan kolontong yang enak dan gurih.

Ranginang

Rangginang bisa didahar langsung, minangka susuguh keur sémah boh di imah atawa dinu kariaan, atawa bisa oge keur deungeun sangu. Keur didahar langsung, cocog lamun rangginang didahar jeung cikopi.

Ranginang dijieun tina béas ketan anu diseupan sareng dibungbuan. Bungbuna bisa rupa-rupa gumantung kana rasa nu dipikaresep. Pikeun ranginang asinuyahbawang bodas jeung sajabana tangtu dibutuhkeun. Kadang-kadang ditambahan tarasi. Keur raginang amis, tangtu kudu make gula. Kanggo ngadamel rangginang, beas ketan diseupan sareng dibungbuan. Saparantosna cekap asakna (teu kenging asak teuing), ketan nu tos pagalo sareng bungbu teras dicitak, didaraykeun dina nyiruayakan atanapi rupi-rupi anyaman anu tiasa dianggo kanggo moe. Lajeng rangginang dipoé dugikeun ka garing. Saparantosna garing, rangginang atah digoréng.

Keripik Tempe
Tempe memang makanan tradisional Indonesia yang penolahannya beragam. Bisa dimakan sebagai lauk dengan dibacem atau digoreng, atau dicampurkan ke dalam sayur lodeh, atau ditumis. Tempe bisa juga dibuat cemilan dengan digoreng berlapis tepung sebagai mendoan atau digoreng kering bersama tepung menjadi keripik tempe yang kriuk-kriuk.
Setelah sebelumnya Kewanitaan PIP PKS Jerman Region 1 (Jerman Utara) mengangkat tema Membuat Tempe Sendiri dalam kursus masaknya, Kewanitaan Region 3 (Baden-Württemberg) tidak mau kalah dengan mengupas teknik membuat keripik tempe renyah.

Keripik Oncom

Keripik oncom adalah makanan yang terbuat dari oncom yang diiris tipis kemudian digoreng dengan menggunakan tepung yang telah dibumbui. Biasanya rasanya adalah asin dengan aroma bawang yang gurih bisa di makan langsung buat cemilan saat santai atau untuk dimakan dengan nasi atau lauk pelengkap saat makan nasi atau bakso dan sebagainya. Makanan ini banyak ditemui di daerah Bandung dan sekitarnya sebagai oleh-oleh khas jawa barat.

Seroja

Kue ini lebih terkenal dengan sebutan kue Seroja. Kalau di tempat lain ada juga yang menyebutnya kembang goyang. Bahan dasarnya tepung beras, tepung terigu, gula putih dan sedikit parutan pala biar wangi. Adonannya dibuat rada encer, lalu cetakan kue (bahan alumunium) dipanaskan dahulu di tempat penggorengan berisi minyak goreng, kemudian dicelupkan ke adonan tadi. Walhasil nanti adonan akan menempel dicetakan. Kemudian cetakan dimasukan ke penggorengan lalu digoyang-goyang sehingga kue terlepas dari cetakan. Lalu diangkat kalau sudah mengeras.

Awug

Bahan dasarnya beras ketan, parutan kelapa, dan gula putih. Biasanya dibuat dua warna, putih merah atau putih hijau. Bahan dimasukan ke loyang, lalu dikukus, beberapa saat kemudian dikeluarkan, lalu ditambah lagi dengan warna yang berbeda. Lalu dikukus lagi.

Teng Teng

Bahan dasarnya adalah gabah padi yang dibeledug. Wakaka bahasa naon nya.? Pembuatannya ya mirip dengan pop corn alias jagung beledug. Lalu padi yang sudah mengembang tadi, kemudian dimasukan ke dalam gula putih/merah yang dicairkan di wajan. Lalu diaduk-aduk. Setelah tercampur, dimasukan ke loyang dan diratakan. Setelah agak dingin baru dipotong-potong. Dulu saya sangat suka dengan kue ini, sekarang dengan kondisi tubuh yang endut, wah ga berani makan banyak lagi. Takut kena gula.

Combro

Comro terbuat dari parutan singkong yang dibentuk bulat atau lonjong yang bagian dalamnya diisi dengan sambal oncom kemudian digoreng, karena itulah dinamai comro yang merupakan kependekan dari oncom di jero (bahasa Sunda, artinya: oncom di dalam, begitu juga halnya dengan gemet merupakan kependekan dari dage saemet artinya dage di dalam yang artinya kurang lebih sama. Makanan ini lebih enak disantap saat masih hanga.

Batagor

Siomay dan batagor (bakso tahu goreng) merupakan makanan yang tidak terpisahkan. Dimana ada siomay biasanya ada batagor. Kedua makanan ini memang mirip. Bedanya, siomay dibuat dengan cara dikukus, sedangkan batagor digoreng. Keduanya disajikan dengan menggunakan bumbu kacang.

Bahan yang digunakan untuk membuat siomay dan batagor hamper sama, yaitu dengan ikan tenggiri, teoung kanji, tepung tapioka, dan tepung terigu. Bumbu yang digunakan antara lain gula, garam, bawang putih, bawang goreng, dan penyedap rasa. Bahan pelengkap siomay adalh tahu, kol, pare, kentang, dan telur ayam rebus.

Takaran komposisi bahan pembuat siomay dan batagor antarpedagang berbeda-beda. Hal ini berpengaruh terhadap kelezatan. Sebelum memutuskan berjualan sebaiknya mencobakannya kepada anggota keluarga atau kerabat untuk mengetahui kualitas dan kelezatannya.

Cireng

Cireng (singkatan dari aci gorengbahasa Sunda untuk ‘tepung kanji goreng’) adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, kedelai, daun bawang dan minyak goreng. Sekarang Cireng tidak hanya terdapat di Priangan saja, tetapi sudah menyebar ke hampir seluruh penjuru Nusantara. Cireng pada umumnya dijual oleh pedagang yang menaiki sepeda dengan peralatan membuat Cireng di bagian belakang sepedanya.

Misro

Misro memiliki bahan pembungkus yang sama dengan Combro. Cara membuatnya juga sama. Hanya isinya saja yang berbeda. Jika Combro memakai oncom sebagai bahan isian, Misro cukup menggunakan gula merah yang diiris tipis sebagai isian. Bila Anda menyukai rasa yang manis, Anda bisa mengganti 50 gram gula merah dengan 50 gram gula pasir.

Keripik Singkong

Keripik singkong. Makanan ini merupakan camilan yang sudah pasti banyak dinikmati hingga mancanergara. Keripik singkong bisa diolah menjadi berbagai rasa yang menggugah selera. Salah satunya adalah Keripik Singkong Balado. Rasa pedasnya, kadang membuat kita jadi ketagihan.

Gaplek

Gaplek. Merupakan makanan yang diolah dari umbi ketela pohon atau singkong. Umbi singkong setelah dipanen, kemudian dikupas dan dikeringkan. Gaplek yang telah kering, kemudian bisa ditumbuk sebagai tepung tapioka yang bisa dibuat bermacam-macam kue.

Singkong Keju

Singkong keju. Makanan ini rasanya sangat enak. Olahan singkong yang empuk di bagian dalamnya, terasa renyah, crispy, dan garing di luarnya. Akan terasa lebih nikmat, bila ditaburi keju diatasnya.

Gethuk

Gethuk Makanan ini terbuat dari singkong rebus yang sudah dilumatkan dan dicampur dengan gula merah. Ketika dingin, gethuk dipotong-potong dan disajikan dengan taburan parutan kelapa muda di atasnya. Rasanya yang gurih serta manis, membuat makanan ini menjadi pilihan favorit bagi sebagian orang.

Gatot

Gatot Makanan dari singkong yang satu ini, mungkin aneh untuk sebagian orang. Gatot adalah makanan yang juga terbuat dari singkong yang telah menghitam karena sejenis bakteri. Gatot akan lebih enak disantap dengan taburan kelapa yang diparut. Biarpun kelihatan jelek, namun rasanya sangat maknyuss.

Oncom

ONCOM memang sudah terkenal di kalangan masyarakat Jawa Barat. Beberapa menu yang terkenal dari tanah Parahyangan berbahan dasar oncom ini pun sudah bisa dinikmati di beberapa restoran di Indonesia. Beberapa menu di antaranya adalah menu tutug oncom, di Sunda sana dikenal dengan sangu tutug oncom.

Kue Moci

Kue moci bentuknya bulat, bertabur tepung, dan terasa kenyal. Jika digigit, akan terasa manis yang berasal dari adonan gula. Kue itu terbuat dari tepung ketan, gula, kacang tanah, gula tepung, dan tepung tapioka. Kue itu dikemas dalam keranjang bambu kotak berukuran sekitar 20 sentimeter sehingga penganan itu juga dikenal dengan sebutan kue keranjang. Setiap keranjang biasanya diisi lima hingga tujuh butir moci.

Semula, hanya ada dua jenis kue moci yang dijual di pasaran, yaitu kue moci tanpa isi yang disebut kiathong dan kue moci yang diisi dengan adonan kacang. Seiring pesatnya perkembangan industri pembuatan kue moci, kini penganan itu tersedia dalam aneka rasa, mulai dari rasa moka, jahe, hingga durian.

Dodol

Salah satu ciri khas Garut.Dalam bentuk makanan ini kerap kebanyakan orang menyebutnya ‘Dodol Garut’.Rasanya yang kenyal dan manis dengan berbagai bentuk dan banyak macam rasa, yang disajikan dipiring itu orang sunda bilang ‘wajit’, euleuh-euleuh…eta tah nu nikmat mah, mudah dibikinnya, cukup dibungkus dengan daun jagung yang kering.

Daftar Pustaka: Dari berbagai sumber,
tp masih banyak yang belum tertulis disini makanan-makanan khas Jawa Barat lainnya, mohon di tambahkan lagi bagi yang comment.

2 responses to “Makanan Khas Jawa Barat

  1. masih banyak yang asing dengan namanya, tp mungkin kalo liat bentuk/wujudnya tahu dg makanan tsb :D

  2. iya masih banyak yang asing dg namanya, tp yang jualannya juga udah mulai jarang, ini juga nyarinya dari berbagai sumber, kl bentuknya agak susah nyarinya

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s